Saat pertama kali kulihat kelibatmu
kau umpama sehampar permaidani yang terapung menghijau
saujana mata memandang di bawah lelangit membiru.
Saat kujejakkan kakiku di atas pasir putihmu
mulai kurasa kehangatan yang menenangkan
mulai kurasai sentuhan yang membahagiakan.
Saat kutelusuri setiap jejak bertapak di bumi ini
aku mulai terasa sebati denganmu
diulit aroma pulau dihembus bayu pantai.
Kusedari akhirnya
kau bukanlah sekadar hamparan permaidani
di bawah lelangit membiru
kau juga bukanlah sekadar pepasir putih
yang hangat menenangkan.
Kusedari akhirnya
kau ialah sebutir mutiara bersalut kasih sayang
dijalin lembar-lembar keindahan ciptaan Tuhan.
Mantanani
kau sebutir mutiara kasih yang akan terus bersinar.
Karya ini adalah © Hak Cipta Terpelihara WadahDBP. Sebarang salinan tanpa kebenaran akan dikenakan tindakan undang-undang.
