Sahabat jiwaku
mengenalmu anugerah terindah
mengalir di ruang-ruang hidupku
mengisi cerita alurku
menyinari sanubariku umpama cahaya permata.
Sahabat jiwaku
walau panah petir menerjah kulit-kulitku
gunung-gunung menginjak martabatku
suara-suara menggores akalku
kesabaranmu setinggi ancala
tak keluh berdamping
dengan malang nasibku.
Sahabat jiwaku
kau berikanku buah-buah harapan
suara kehangatanmu memekarkan
taman-taman semangatku
walau aku basah dalam kesedihan
kau tetap menjadi payungku
walau aku lemas dalam samudera kegelapan
kau ada sebagai bahteraku.
Sahabat jiwaku
dalam kamus hidupku
terukir indah namamu
walau susah hidupku
membebani ragamu
kau seakan cahaya bulan
menyinari jalanku menceriakan hariku
jasamu setinggi cakerawala
tak terhitung butir-butir udara
biar semesta alam tahu
kau sahabat jiwaku.
